Melanjutkan Sekolah…
Alhamdulillah, Ya Alloh Engkau telah memberikan kesempatan kepadaku untuk menuntut ilmu lagi di jalur formal. Setelah sekian lama terjun di dunia usaha dan enjoy dengan dunia itu, akhirnya saya pun mencoba keluar dari rutinitas. Kesempatan itu datang ketika saya kembali ke sekolah untuk mengajar dan mendaftarkan diri di program magister Sekolah Teknik Elektro ITB Jurusan Media Digital dan Game Technology, dan akhirnya mendapat panggilan beasiswa dari LPMP (Lembaga Penjamin Mutu Pendidikan) Jawa Barat sebagai salah satu yang berhak mengikuti program studi tersebut. Saya berharap ilmu yang akan saya pelajari nanti bisa dimanfaatkan sebaik-baiknya buat diri saya sendiri dan orang lain tentunya. Mohon dukungan dan Do’a restunya dari semua. Amin.
Akhirnya Lorenzo tetap di Yamaha…..
Setelah berbagai rumor yang beredar tentang rencana kepindahan Lorenzo Ke Ducati…akhirnya rumor itu sekarang terjawab sudah…dia tetap di Yamaha dengan nilai kontrak sebesar 2 kali lipat dari tahun sebelumnya…cool !
Seandainya dia mata duitan, mungkin dia akan secara cepat memutuskan pindah ke Ducati dengan menerima bayaran sekitar dua kali lipat lebih besar dari Yamaha, but…Lorenzo sepertinya mengambil keputusan yang tepat, karena kalaupun dia pindah ke Ducati tentu harus beradaptasi dari nol lagi menaklukan liarnya mesin Desmosedeci GP9 itu….sedangkan sekarang dia tinggal meneruskan settingan yang sudah jelas teruji bisa head to head dengan sang maestro Valentino Rossi….Bravo Lorenzo..!!
Tips Menghadapi Orang Ingkar Janji….
Pernahkah anda dikecewakan orang/teman/mitra bisnis ? Bisa berupa ingkar janji/culas/setengah menipu… tanpa etika atau permohonan maaf…? yang membuat anda kecewa mungkin bukan nilai uang/materi tapi sebuah pengingkaran/penghianatan terhadap janji….tanpa basa-basi sedikitpun…
Jika pernah ini tips-nya :
1. Sabar dan tawakal bahwa itu bukan rezeki anda.
2. Berdoa kepada Allah agar orang yang dimaksud segera disadarkan hatinya, agar dia sadar bahwa itu perbuatan dosa.
2. Yakin akan datang rezeki yang lebih berlipat dari itu.
3. Instropeksi apakah Anda pernah melakukan hal yang sama kepada orang lain ?
4. Ikhlasin….karena itu mungkin ujian/teguran Alloh kepada kita…supaya kita lebih waspada
5. Enjoooy azza……..he he he
Ayo Ah semangat….jangan takut…Semuanya Alloh yang ngatur…
Akses Internet Murah dan Cepat di Rumah…
Alhamdulillah, sudah seminggu ini koneksi internet di rumahku ganti ke provider baru wastama.com. Tadinya mau registrasi ke speedy, namun katanya belum bisa karena nomer telpon di rumah termasuk jaringan baru (beda dengan yang lama). Biaya berlangganan Rp. 137.500/bulan bebas akses 24 jam/hari/bulan.
Sebelumnya pernah gonta-ganti pake kartu beberapa provider, cuman karena sinyal 3G dirumah gak bagus, jadi yang dapet hanya GPRS, dan payah sekali koneksinya, sekali-kali pake telkomnet instant yang mahal..juga hanya dapet 50 Kbps speed-nya duuh leletnya…
Wastama sangat membantu kami buat koneksi internet yang murah, nyaman, dan lumayan cepat…pemasangan pun kurang dari 1 jam beres, hanya pasang antene kecil, konek deh ke PC/Laptop…
Semoga bekerja di rumah menjadi lebih produktif buat kami n keluarga…..
Salam
Mencari Nurani yang Hilang…..
Manusia, disadari ataupun tidak selalu disibukan dengan pemuasan nafsu yang datang tak pernah henti. Nafsu itu berupa keinginan, impian, harapan dan kadang hal-hal yang diluar batas nalar.
Suatu saat, dalam benak pemikiran manusia kadang muncul ingin disebut berhasil dalam pencapaian pendidikan, finansial, maupun torehan prestasi. Proses aktualisasi diri pada manusia yang tak terkendali kadang menjebak dirinya menjadi orang yang bukan dirinya sendiri, dia selalu mengandaikan dirinya menjadi orang lain yang lebih dari dirinya, sehingga hidup di penuhi dengan kepalsuan, angan-angan yang tak jelas, tanpa mengerti hakikat hidup yang sebenarnya.
Saat ini, tren sesaat menjadi figur publik salah satu fenomena yang cukup menggelikan buat sebagian orang. Ratusan wajah polos, palsu, dan mungkin tulus bercampur-aduk menghiasi disetiap sudut kota. Apakah ini yang disebut impian ? apakah ini yang disebut harapan? ataukah cuma angan2 penuh kepalsuan?
Disaat terpuruknya kondisi ekonomi, bagi sebagian manusia di belahan negeri ini tidak menyurutkan keinginanya untuk mewujudkan impiannya dengan menghambur-hamburkankan uangnya melalui berbagi cara, semua demi sebuah identitas dan aktualitas…kontras rasanya disaat yang sama kita menoleh ke jalan, ketika seorang pengamen mengulurkan tangannya mengharap seratus rupiah..disaat yang sama pula ada tangis anak yatim yang butuh kasih sayang, serta rintihan kaum dhuafa yang kelaparan.
Lalu, dimana saat ini nurani manusia berada ? Lupakah dia bahwa hidup ini untuk berbagi..? Karena kita hidup tidak sendiri.Apakah manusia pura-pura lupa…atau takut? takut semua sirna hanya karena membantu mereka? Atau sedang larut dalam pencitraan dirinya agar disebut hebat? agar disebut terkenal atau agar disegani orang lain…? ah…sungguh kalian manusia yang tak berperasaan…
Mari kita kita bertanya…kemana harus mencari nurani itu…kawan…